JURNALIST MEDIA PEKANBARU – Koperasi Pucuk Rebung Jaya Riau kembali menorehkan tinta emas dalam peta ekonomi kerakyatan nasional. Setelah sukses menembus pasar internasional, koperasi yang berbasis di Riau ini resmi melakukan transformasi digital besar-besaran dengan mengenalkan platform OJEQ (Ojek Pangkalan Online) pada 1 Mei 2026. Langkah ini mempertegas posisi koperasi sebagai motor penggerak UMKM yang modern dan inklusif.
Integrasi Transportasi Digital dan Produk Lokal
Platform OJEQ hadir sebagai inovasi strategis untuk merangkul para pengemudi ojek pangkalan ke dalam ekosistem digital. Tidak hanya sekadar layanan transportasi, OJEQ terintegrasi langsung sebagai kanal distribusi utama bagi produk-produk unggulan anggota koperasi. Dengan sistem ini, berbagai komoditas mulai dari olahan kuliner seperti Salai Patin, Rendang, dan Nastar Sagu, hingga kerajinan tangan khas Riau, kini dapat diakses oleh masyarakat secara lebih cepat dan efisien mulai Agustus mendatang.
Kepemimpinan dan Visi Keadilan Ekonomi
Ketua Koperasi Pucuk Rebung Jaya Riau, Yuneli (Nunik), menegaskan bahwa inovasi ini merupakan upaya nyata dalam menghadirkan keadilan digital bagi sektor informal.
“Melalui OJEQ, kami memberikan wadah bagi pengemudi ojek pangkalan untuk memiliki sistem sendiri dengan skema yang lebih adil dan kekeluargaan khas koperasi. Kami ingin OJEQ menjadi urat nadi yang menghubungkan langsung dapur UMKM ke tangan konsumen, sekaligus memastikan kedaulatan ekonomi tetap berada di tangan lokal,” tegas Nunik.
Rekam Jejak Prestasi Internasional
Kehadiran OJEQ melengkapi keberhasilan Koperasi Pucuk Rebung Jaya Riau yang sebelumnya telah diakui di level mancanegara. Berkat dukungan strategis dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dalam hal pendampingan dan teknologi pengemasan, koperasi ini telah mencapai berbagai pencapaian prestisius.
Profil dan Kepemimpinan
Koperasi Pucuk Rebung didirikan sebagai wadah penguatan ekonomi bagi para pelaku UMKM, khususnya kaum perempuan dan pemuda di Riau. Di bawah kepemimpinan Yuneli, atau yang akrab disapa Nunik, koperasi ini berhasil mengintegrasikan standar manajemen modern tanpa meninggalkan kearifan lokal. Sebagai Ketua, Nunik dikenal konsisten dalam mendorong standarisasi kualitas produk anggota, mulai dari proses produksi hingga sistem pengemasan yang memenuhi syarat ekspor.
Prestasi dan Inovasi Produk
Pencapaian paling signifikan dari koperasi ini adalah keberhasilannya meningkatkan daya simpan produk hingga delapan bulan melalui perbaikan teknologi pengemasan. Beberapa produk unggulan yang menjadi primadona antara lain:
Olahan Ikan: Salai Patin, Kripik Kulit Patin Dan Naget Patin
Olahan Sagu: Mie Sagu Instan, Nastar Sagu, Sagu Kacang yang Gluetean Free
Kuliner Tradisional: Rendang Salai Patin, Sambal Tampoyak dan Sambal Salai Patin & Selais
Cemilan: Kentang Balado
Kue Retak dan Aneka Bolu
Minuman: Olahan Kopi Meranti dan Kerinci juga Olahan Jahe dari Perawang
Craft & Clothes: Aneka Produk Kain Tenun Melayu, Tanjak, Selempang dan Vest Batik dari Kampar.
Koperasi ini mencatatkan sejarah dengan mencetak omzet hingga ratusan juta rupiah per bulan, sebuah angka yang secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan ratusan anggotanya. Keberhasilan ini juga menjadikannya sebagai model percontohan bagi koperasi lain di Indonesia dalam hal kemandirian ekonomi.
Kemitraan Strategis Lokal dan Korporasi
Keberhasilan Koperasi Pucuk Rebung tidak lepas dari dukungan strategis PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHR memberikan pendampingan intensif berupa pelatihan manajemen, penguatan kelembagaan, serta bantuan alat produksi. Kolaborasi ini membantu UMKM Riau “naik kelas” dari sekadar usaha rumahan menjadi entitas bisnis yang memiliki legalitas dan standar keamanan pangan yang ketat.
Ekspansi Internasional dan Kerjasama Luar Negeri
Di level internasional, Koperasi Pucuk Rebung telah menunjukkan taringnya dalam ajang The ASEAN Cooperative Product Showcase di Malaysia. Langkah konkret ekspansi global ini ditandai dengan:
MoU dengan Koperasi Angkasa Malaysia: Koperasi ini telah menjalin kesepakatan kerjasama dengan salah satu federasi koperasi terbesar di Malaysia untuk mendistribusikan produk UMKM Riau ke pasar negeri jiran.
Studi Akademik Internasional: Keberhasilan model pemberdayaan koperasi ini bahkan menarik perhatian Universiti Keusahawanan Koperasi Malaysia yang melakukan kunjungan studi untuk mempelajari sistem kolaborasi antara koperasi dan sektor industri di Riau.
Dengan semangat regenerasi dan digitalisasi, Koperasi Pucuk Rebung Jaya Riau terus memperluas jaringan pemasarannya. Kini, produk-produk khas Bumi Lancang Kuning tersebut tidak hanya tersedia di outlet fisik Rumbai, Pekanbaru, tetapi juga mulai merambah rak-rak ritel internasional, membuktikan bahwa keterbatasan modal bukan penghalang untuk bersaing di pasar global***









