PEKANBARU – Dalam upaya mewujudkan kedaulatan energi dan meningkatkan partisipasi putra daerah di industri minyak dan gas (migas), Laskar Migas PERMIGASTARA secara resmi meluncurkan program pemberdayaan strategis yang menyasar 300 pemuda “Anak Menakan Jati Riau”. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian integral dalam ekosistem industri migas yang kini berkembang pesat di Provinsi Riau.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional LASKAR MIGAS PERMIGASTARA Datuk Dubalang Syamsul Bahri menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri migas dengan ketersediaan tenaga kerja lokal yang tersertifikasi.
“Laskar Migas PERMIGASTARA hadir bukan sekadar sebagai organisasi pengawasan, melainkan sebagai wadah pemberdayaan. Kami memprioritaskan 300 pemuda Riau untuk mendapatkan pendampingan, pelatihan, hingga sertifikasi kompetensi sesuai standar industri migas nasional dan internasional,” ujar perwakilan organisasi dalam pernyataan resminya di Pekanbaru, Rabu (01/07/2026).
Peluang Nyata di Lapangan
Program ini difokuskan pada penguasaan keterampilan teknis dan manajerial di lapangan. Melalui kemitraan strategis dengan berbagai stakeholder terkait, Laskar Migas PERMIGASTARA membuka akses bagi para pemuda untuk terlibat dalam beberapa sektor utama, di antaranya:
Operasional dan Inspeksi Objek Vital: Pelatihan berbasis teknologi untuk pemantauan integritas aset migas di lapangan.
Mitigasi Risiko dan Community Relation: Pengembangan kapasitas pemuda dalam menjembatani kepentingan industri dengan kearifan lokal.
Keterampilan Teknis (K3 Migas): Membekali tenaga kerja dengan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menjadi syarat mutlak bekerja di lingkungan migas.
Ekosistem Pendukung Migas: Peluang berwirausaha dalam rantai pasok industri, mulai dari jasa logistik, pengamanan area, hingga pengelolaan material lingkungan (limbah non-B3).
Sinergi dengan Industri dan Pemerintah
Laskar Migas PERMIGASTARA berkomitmen untuk menjalin sinergi dan menyalurkan Tenaga Kerja dengan berbagai pihak di Riau, termasuk Pertamina Hulu Rokan (PHR), kontraktor EPC (Engineering, Procurement, and Construction), serta pemerintah daerah. Dengan mengedepankan profesionalisme, organisasi ini memastikan bahwa setiap pemuda yang bergabung akan memiliki rekam jejak yang jelas dan kompetensi yang diakui oleh pelaku industri.
“Kita ingin menunjukkan bahwa pemuda Riau adalah SDM unggul. Dengan pendampingan yang tepat, 300 pemuda ini akan menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengelola potensi kekayaan alam Riau secara profesional dan berkelanjutan,” tambahnya.
Langkah Lanjut
Bagi masyarakat dan pemuda Riau yang ingin bergabung dalam program ini, LASKAR MIGAS PERMIGASTARA membuka pintu pendaftaran dan seleksi melalui sekretariat resmi atau Hubungi Call Center 0823-8650-8415. Organisasi juga mengajak perusahaan dan mitra strategis di Riau untuk berkolaborasi dalam mendukung keberhasilan program pengembangan SDM ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui inisiatif ini, LASKAR MIGAS PERMIGASTARA optimistis bahwa transisi energi dan pengelolaan blok migas di Riau akan membawa dampak ekonomi yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat, terutama bagi generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan daerah***














