JMEDIA PEKANBARU – Di tengah pesatnya arus informasi digital dan kompleksitas pengelolaan sumber daya alam di Provinsi Riau, sebuah gerakan akar rumput (grassroots) kini mulai mengepakkan sayapnya. Mengusung nama SERINDIT (Sentral Etik Rumah Intelijen dan Digitalisasi Informasi Terarah), komunitas ini hadir sebagai “mata dan telinga” masyarakat untuk memastikan kekayaan Bumi Lancang Kuning tidak hanya habis dijarah, melainkan kembali ke tangan rakyat.
SERINDIT bukanlah sekadar organisasi profesi. Ia adalah kolaborasi besar antara jurnalis, konten kreator (TikToker, YouTuber, Instagrammer), aktivis lingkungan, hingga buruh yang merasa terpanggil secara sukarela untuk menjaga marwah daerah.
Menjaga Alam dari Mafia
Mengawal Marwah dari Korupsi
Inisiator SERINDIT menegaskan bahwa fokus utama gerakan ini adalah pengawasan ketat terhadap sektor-sektor strategis seperti migas, tambang, dan perkebunan sawit. Mengingat Riau adalah lumbung energi nasional, SERINDIT berkomitmen melakukan “Intelijen Publik” untuk mendeteksi praktik mafia SDA dan kerusakan lingkungan secara real-time melalui digitalisasi informasi.
“Kami tidak ingin rakyat Riau hanya menjadi penonton di tanah sendiri. Melalui digitalisasi informasi yang terarah dan beretika, setiap jengkel lahan, setiap tetes minyak, dan setiap batang sawit harus memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat lokal,” ujar BANGKIM, inisiator SERINDIT dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru.
Dari Pendidikan hingga Hak Buruh
Selain isu lingkungan, SERINDIT juga menyoroti sektor pendidikan dan ketenagakerjaan. Komunitas ini berkomitmen memantau penyaluran dana hibah pendidikan agar tepat sasaran serta memastikan proses rekrutmen tenaga kerja di BUMD dan perusahaan besar dilakukan secara transparan, adil, dan memprioritaskan putra-putri daerah.
Misi Lokal dengan Standar Global
Meski saat ini baru memulai sebagai inisiatif komunitas mandiri berbasis kepercayaan massa, SERINDIT telah memiliki peta jalan (roadmap) menuju organisasi berstandar internasional (NGO). Dengan mengedepankan “Sentral Etik”, setiap data yang dikumpulkan melalui jaringan intelijen warga akan diverifikasi secara ketat sebelum diamplifikasi ke ruang publik secara digital.
Langkah berani ini mulai menarik perhatian dunia. Isu-isu yang dibawa SERINDIT—seperti perubahan iklim, pelestarian gajah dan harimau sumatera, hingga transparansi industri sawit—merupakan agenda global yang kini sedang mencari mitra lokal yang kredibel di tingkat tapak.
Ajakan Kolaborasi: Menjadi Pejuang SERINDIT
Saat ini, SERINDIT membuka pintu seluas-luasnya bagi para profesional, akademisi, dermawan, hingga lembaga donor nasional maupun internasional untuk bergabung dan mendukung transformasi gerakan ini menjadi lembaga resmi yang profesional.
“Kami memulai ini dari kantor pribadi dan dukungan moral masyarakat. Kami jujur dengan keterbatasan kami, namun kami sangat serius dengan visi kami. Kami mengundang para donatur dan mitra strategis yang memiliki nurani yang sama untuk membangun Riau yang berdaulat dan bermartabat,” tutup pernyataan BANGKIM tersebut.
Bagi masyarakat atau calon mitra yang ingin bergabung dan mendukung pergerakan ini, dapat menghubungi Pusat Informasi Digital SERINDIT di Pekanbaru atau bergabung di Grup WhatsApp klik👇
https://chat.whatsapp.com/CbnihN5ENUS1fhmhQvhcZb?mode=gi
INISIATOR : MUSTAKIM JM
HP.WA.TG : 0823 – 8650 – 8415
Kantor Command Center:
Jl. Tj. Datuk No. 141C Pesisir
Kec. Limapuluh Kota Pekanbaru
KANTOR WORKSHOP:
Kapasitas 500 orang Lt 1
Mess muat 300 orang Lt 2
Jl. Hang Tuah No. 291 Rejosari
Kec. Tenayan Raya – Pekanbaru








