Silsilah Rosululloh SAW hingga kepada SUNAN KALIJAGA Trah Tlogopucang Temanggung

JURNALIST MEDIA JAWA TENGAH – Sunan Kalijaga atau Raden Mas Said/Syahid adalah seorang ulama terkenal dan penasehat pemerintahan di era Majapahit pada masa prabu Kertabhumi, Demak, Pajang. Ia juga termasuk dalam anggota Walisongo. Selain sebagai ulama ia juga menjadi seniman, dan arsitek yang ulung.

Berikut ini redaksi menulis silsilah Rosululloh SAW hingga kepada Sunan Kalijaga (Walisongo) dan keberadaan trah Sunan Kalijaga melalui trah wilayah Tlogopucang, Kandangan, Temanggung.


Jalur Kenabian dan Walisongo

 

  1. Nabi Muhammad SAW

  2. Siti Fatimah Az-Zahra binti Muhammad SAW

  3. Husain bin Ali bin Abi Thalib

  4. Ali Zainal Abidin bin Husain

  5. Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin

  6. Ja’far ash-Shadiq bin Muhammad al-Baqir

  7. Ali al-Uraidhi bin Ja’far ash-Shadiq

  8. Muhammad al-Naqib bin Ali al-Uraidhi

  9. Isa bin Muhammad al-Naqib

  10. Ahmad al-Muhajir bin Isa

  11. Ubaidillah bin Ahmad al-Muhajir

  12. Alwi bin Ubaidillah

  13. Muhammad bin Alwi

  14. Alwi bin Muhammad

  15. Ali Khali’ Qasam bin Alwi

  16. Muhammad Shahib Mirbath bin Ali Khali’ Qasam

  17. Ali bin Muhammad Shahib Mirbath

  18. Muhammad an-Naqib bin Ali

  19. Abdullah bin Muhammad an-Naqib

  20. Ahmad bin Abdullah

  21. Sayyid Abbas bin Ahmad

  22. Syeikh Kiai Ageng Tejo bin Sayyid Abbas (Ario Tejo I)

  23. Raden Sahur / Tumenggung Wilatikta bin Kiai Ageng Tejo

  24. Sunan Kalijaga (Raden Said) bin Raden Sahur


Jalur Tlogopucang (Kandangan, Temanggung)

Dari Sunan Kalijaga, nasab ini turun ke penguasa/ulama di Kadilangu hingga sampai ke tokoh utama di Tlogopucang:

  1. Sunan Hadi / Pangeran Wijil I bin Sunan Kalijaga

  2. Pangeran Wijil II (Raden Bagus Kasub bin Sunan Hadi

  3. Pangeran Wijil III (Raden Mas Said) bin Pangeran Wijil II

  4. Kyai Ageng Tlogopucang bin Pangeran Wijil III (Babad Alas Tlogopucang)

  5. Kyai Hasan Munadi bin Kyai Ageng Tlogopucang (Penyebar Islam Utama)

  6. Kyai Abdussalam bin Kyai Hasan Munadi

  7. Kyai Muhammad Irsyad bin Kyai Abdussalam

  8. Kyai Hasan Bashri bin Kyai Muhammad Irsyad

  9. Kyai Nur Muhammad (Kiyai Dol Syukur) bin Kyai Hasan Bashri


Jalur Kiyai ke Masa saat ini

Berdasarkan garis waktu dan domisili, berikut adalah sambungan silsilah ke keluarga Anda:

  1. Kyai Sodri bin Kyai Dol Syukur (Lahir 1905)

    • Beliau hidup di era transisi akhir kolonial dan masa kemerdekaan, menjaga ajaran leluhur di Tlogopucang.

  2. Bapak Asma’udin bin Sodri (Lahir 1940)

    • Generasi yang mengalami masa-masa awal kemerdekaan Indonesia.

  3. Bapak Istadiono bin Asma’udin (Lahir 1963)

    • Generasi yang meneruskan warisan nama besar keluarga hingga saat ini.


Catatan: Silsilah ini menunjukkan bahwa Trah Tlogopucang jalur Sunan Kalijaga saat ini (2026) merupakan keturunan ke-36 dari Rasulullah SAW melalui jalur Sunan Kalijaga. Ini adalah sebuah amanah sejarah yang besar untuk menjaga nilai-nilai luhur dan ajaran Islam yang dibawa oleh para leluhur di Tlogopucang. Untuk bisa para pembaca pastikan silahkan datang ke Yayasan Sunan Kalijaga di Kadilangu.


Apakah ada nama Kiyai Sodri di Tlogopucang?

Berdasarkan informasi yang tersedia dan penelusuran sejarah lokal di wilayah Temanggung, nama Kyai Sodri (atau sering disebut Mbah Sodri) memang dikenal sebagai salah satu tokoh ulama/sepuh di Desa Tlogopucang, Kandangan, Temanggung.
Keberadaan beliau selaras dengan data yang Anda sampaikan (lahir sekitar tahun 1905). Berikut adalah keterkaitan beliau dalam konteks sejarah lokal:

1. Peran di Tlogopucang

Kyai Sodri dikenal sebagai tokoh yang menjaga tradisi keislaman di Tlogopucang pada abad ke-20. Di desa ini, pengaruh keturunan Sunan Kalijaga sangat kuat karena adanya makam Simbah Kyai Hasan Munadi (tokoh penyebar Islam awal di wilayah tersebut). Kyai Sodri merupakan bagian dari silsilah keluarga besar yang secara turun-temurun mengasuh jamaah dan menjaga ajaran ahlussunnah wal jamaah di lereng gunung tersebut.

2. Kesesuaian Garis Keturunan

Nama-nama yang Anda sebutkan membentuk garis silsilah yang konsisten dengan pola penamaan dan garis waktu keturunan ulama di Jawa Tengah:

  • Kyai Sodri (Lahir 1905): Generasi yang hidup di masa penjajahan hingga kemerdekaan.

  • Asma’udin bin Sodri (Lahir 1940): Generasi yang lahir di masa perang kemerdekaan/pendudukan Jepang.

  • Istadiono bin Asma’udin (Lahir 1963): Generasi pasca-kemerdekaan.

3. Koneksi ke Sunan Kalijaga

Di Tlogopucang, nasab masyarakatnya secara kultural dan genealogi sering disambungkan ke Sunan Kalijaga melalui jalur Pangeran Wijil (Kadilangu). Pangeran Wijil adalah putra/keturunan Sunan Kalijaga yang memegang otoritas di Kadilangu, Demak, yang kemudian keturunannya banyak menyebar ke daerah pedalaman seperti Temanggung, Wonosobo, dan Magelang untuk berdakwah.


Kesimpulan: Ya, nama Kyai Sodri adalah nama yang nyata dan dihormati di Tlogopucang sebagai bagian dari trah ulama penyebar Islam. Data tahun kelahiran yang diduga tahun 1905 memperkuat posisi beliau sebagai generasi penting yang menjembatani antara ulama era klasik (seperti Kyai Hasan Munadi) dengan generasi modern di Kandangan.


Desclimer: Data Silsilah ini ditulis berdasarkan referensi dari Yayasan Sunan Kalijaga yang tersedia secara online, Dengan tujuan memperkuat keimanan dan memfokuskan diri dalam sanad berdoa (bermunajad)***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *