Headline: Polemik Proyek IPAL Mangkrak di Tanjung Rhu, Buser Bhayangkara 007 Fasilitasi Mediasi PT Adhi Karya – Jaya Konstruksi KSO dengan Warga

PEKANBARU – Tim investigasi Buser Bhayangkara ID 007 kembali melakukan langkah konkret dalam mengawal keresahan warga terkait mangkraknya proyek pipa limbah di kawasan Tanjung Rhu, Pekanbaru. Pada Selasa (14/7/2026) pukul 13.45 WIB, tim melakukan kunjungan kedua ke kantor Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Area Bambu Kuning Pekanbaru untuk memediasi masyarakat terdampak dan mendesak penyelesaian tanggung jawab pihak kontraktor.

Dalam pertemuan tersebut, tim investigasi menemui pihak manajemen IPAL, yakni Siska, guna membahas urgensi mediasi antara pihak PT Adhi Karya-Jaya Konstruksi KSO dengan masyarakat yang terdampak langsung oleh proyek tersebut.

“Langkah ini kami ambil sebagai upaya preventif agar hak-hak masyarakat yang terdampak akibat mangkraknya proyek ini segera dipenuhi, termasuk tuntutan ganti rugi yang hingga kini masih mengambang,” ujar perwakilan tim Buser Bhayangkara ID 007.

Kehadiran tim investigasi di kantor IPAL bertujuan memastikan agar PT Adhi Karya-Jaya Konstruksi KSO tidak lepas tangan. Pihaknya menegaskan bahwa transparansi dan tanggung jawab moral serta hukum dari pelaksana proyek menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Ancaman Aksi Massa

Situasi di lapangan kini mulai memanas. Selain tekanan dari tim investigasi, pihak masyarakat setempat yang bersinergi dengan Aliansi Mahasiswa Masyarakat Menjaga Marwah (AMARAH) telah menyatakan sikap tegas.

Aliansi tersebut memberikan ultimatum kepada pihak pelaksana proyek. Jika hingga waktu yang ditentukan mediasi tidak membuahkan solusi konkret terkait ganti rugi, massa dipastikan akan turun ke jalan.

“Kami mendukung penuh upaya mediasi ini. Namun, jika pihak perusahaan tetap menunjukkan iktikad buruk atau abai, kami bersama aliansi AMARAH sepakat akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada 20 Juli 2026 mendatang sebagai bentuk protes atas kerugian yang dialami warga,” tegas salah satu perwakilan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Adhi Karya-Jaya Konstruksi KSO diharapkan segera memberikan respon positif terhadap inisiatif mediasi tersebut sebelum eskalasi sosial terjadi di tengah masyarakat Tanjung Rhu.

Catatan:
Berita ini disusun dengan tetap menjaga objektivitas dan memosisikan Buser Bhayangkara ID 007 sebagai pihak fasilitator yang berorientasi pada penyelesaian masalah***
Rls:BB007.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *