Perkuat Kedaulatan Pangan, Tani Merdeka Indonesia Kukuhkan Kepengurusan DPD Pekanbaru

JMEDIA PEKANBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Riau secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) TMI Kota Pekanbaru masa bakti 2026-2031. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung Wanita, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, pada Jumat (13/2/2026), menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan jaringan petani di tingkat perkotaan.

Ketua DPW TMI Provinsi Riau, Oksi Saputra Malay, SE, melantik langsung Abdul Hamid M. Sihite, SE, MM, sebagai Ketua DPD TMI Kota Pekanbaru. Langkah ini dinilai strategis dalam mendukung akselerasi kedaulatan pangan nasional melalui pendekatan inovasi teknologi dan pertanian berkelanjutan.

Komitmen terhadap Kesejahteraan Petani

Dalam sambutannya, Oksi Saputra Malay menekankan bahwa kehadiran TMI di Kota Pekanbaru harus menjadi katalisator bagi transformasi sektor pertanian lokal. Ia menegaskan bahwa pengurus baru memikul tanggung jawab besar sebagai jembatan aspirasi antara petani dan pembuat kebijakan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan mandat untuk memperkuat peran TMI dalam mendukung program pertanian yang inovatif dan ramah lingkungan. Kami berharap sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi petani di lapangan,” ujar Oksi.

Ia juga mengingatkan bahwa TMI merupakan organisasi yang berada di bawah arahan langsung Presiden RI, Prabowo Subianto. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh kader untuk tetap teguh pada nilai-nilai perjuangan organisasi dalam mewujudkan swasembada pangan.

Modernisasi Pertanian Kota

Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD TMI Kota Pekanbaru yang baru dilantik, Abdul Hamid M. Sihite, menyatakan kesiapannya untuk segera mengeksekusi program-program kerja unggulan. Fokus utama kepengurusannya adalah pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani dan modernisasi alat mesin pertanian (alsintan).

“Kami berkomitmen untuk mendorong pemasaran produk pertanian lokal agar lebih kompetitif di pasar luas. Target kami adalah memastikan petani di Pekanbaru tidak hanya produktif dari sisi hasil bumi, tetapi juga mandiri secara finansial dalam mengelola usaha mereka,” tegas Abdul Hamid.

Sinergi Lintas Sektor

Acara tersebut turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta organisasi tani lainnya. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan visi bersama untuk menjadikan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi strategis di tengah tantangan global.

Melalui pengukuhan ini, Tani Merdeka Indonesia diharapkan dapat menjadi motor penggerak stabilitas pangan di wilayah Riau, sekaligus memperkuat fondasi kedaulatan pangan nasional yang menjadi prioritas utama pemerintah pusat***

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *